Solo Travelling Vs Group Travelling

solo travelling vs group travelling

Solo Travelling Vs Group Travelling

Akhir tahun memang menjadi moment yang sangat tepat untuk menghabiskan waktu bersama dengan keluarga atau sahabat. Liburan untuk melepas penat, apalagi ada banyak sekali tanggal merah atau hari cuti bersama, lumayan untuk menghilangkan suntuk dari rutinitas selama berada di tempat kerja atau mungkin sekolah bukan. Jangan tunggu nanti, segera rencanakan sekarang juga perjalanan yang menyenangkan tersebut, mulai cari-cari tempat wisata yang tepat dan sesuai dengan keuangan.

Travelling pada dasarnya tidak harus mengeluarkan banyak uang, hanya pintar-pintar saja dalam mengelolanya itienary dan pengeluaran Anda. Tak harus dilakukan bersama-sama juga, melainkan banyak diantaranya orang-orang yang pergilah liburan sendiri. Apalagi sekarang ini memang ada banyak sekali diantara biro perjalanan atau travel yang membuka open trip, sehingga memungkinkan Anda untuk bergabung bersama dan liburan dengan kelompok tersebut. Atau mungkin jika banyak anggota keluarga hingga sahabat yang ingin ikut, maka bisa mengikuti privat trip saja.

Lalu sebenarnya apa yang membedakan antara solo travelling dengan group travelling ini, manakah yang paling menguntungkan untuk dilakukan:

  1. Jumlah anggota, seperti namanya solo travelling memang dilakukan sendiri, artinya Anda melakukan perjalanan mandiri tanpa sahabat atau teman, bisa dengan melanglang buana kemanapun yang diinginkan. Beberapa orang juga menyebutnya sebagai backpackeran, liburan sendiri dengan budget yang terbatas. Agak berbeda dengan group travelling yang sudah direncanakan secara matang, bersama dengan anggota keluarga yang lainnya, sehingga aktivitas jadi kian menyenangkan.
  2. Budget atau biaya yang haru dikeluarkan, jika berbicara mengenai pengeluarannya sendiri, maka tidak bisa dipungkiri jika seandainya solo travelling ini jatuhnya jauh lebih murah, apalagi khusus mereka yang bacpackeran, agak berbeda dengan yang menginginkan perjalanan menyenangkan sendiri, budget yang dikeluarkan pastinya jauh lebih besar, karena jatuhnya semua dibiayai sendiri. Berbeda dengan group travelling ini, nantinya anggaran bisa disusun bersama terlebih dahulu, baru dibagi sesuai dengan anggota yang mengikuti kegiatan tersebut.
  3. Kesenangan dalam perjalanan, perjalanan sendiri atau solo travelling pada dasarnya lebih cocok dilakukan oleh mereka yang introvert, karena memang membuatnya dapat secara leluasa menikmati kesendirian. Namun bagi mereka yang extrovert tentunya bukan pilihan yang bagus, bukan tanpa alasan, melainkan karena memang dengan melakukan perjalanan sendiri nantinya Anda hanya akan mengalami kebosanan, tidak ada yang bisa diajak berbicara atau mengobrol. Berbeda dengan liburan bersama dengan keluarga.
  4. Keamanan, inilah satu hal yang harus diwaspadai oleh mereka yang solo travelling, dimana tindak kejahatan bisa terjadi dimana saja, termasuk ketika tengah liburan. Sehingga harus kalangan yang benar-benar bisa menjaga diri dengan baik, juga dalam kondisi sehat melakukan perjalanan sendiri. berbeda ketika travelling bersama-sama dengan anggota lainnya, keamanan akan lebih terjamin karena saling menjaga.
  5. Jadwal, faktanya memang melakukan perjalanan sendiri jauh lebih menyenangkan tanpa ada batasan waktu atau jadwal, menyesuaikan dengan kondisi diri sendiri, sedangkan tidak dengan melakukan perjalanan wisata bersama, harus menyesuaikan dengan jadwal setiap anggota, sehingga terkadang semuanya sudah ditentukan kapan waktu berangkat, destinasi yang dituju dan juga waktu pulang, sehingga tidak bisa leluasa menikmati travelling.

Jadi tinggal tentukan pilihan, apakah Anda cenderung orang yang lebih senang dengan solo travelling atau group travelling. Jangan sia-siakan kesempatan liburan yang hanya datang sekali dalam setahun ini, manfaatkan dengan sebaik-baiknya, kunjungi destinasi wisata yang Anda impikan bersama dengan orang-orang terdekat Anda.

No Comments

Post a Comment

Comment
Name
Email
Website

x Logo: Shield
This Site Is Protected By
Shield