Google Meet Kini Punya Tampilan Rapat Mirip Zoom

Google Meet Kini Punya Tampilan Rapat Mirip Zoom

Zoom memang sekarang ini menjadi aplikasi yang benar-benar populer di kalangan masyarakat sejak mewabahnya virus Corona. Karena ia membantu menyelamatkan instansi pendidikan dengan menunjang kemudahan untuk melakukan perkuliahan secara online. Termasuk juga di dalam sebuah perusahaan, nyatanya ia memiliki peran yang sangat penting untuk mempermudah sistem kerja dari rumah. Khususnya bagi mereka yang menjalankan Work From Home dan ingin mengadakan rapat. Tak heran jika seandainya ia dijadikan sebagai role model pada pengembang aplikasi yang lainnya untuk menciptakan fiture video call secara berkelompok atau group.

Mulai dari Skype kemudian juga Facebook juga mulai meluncurkan aplikasi serupa untuk membuat pengguna juga tetap setia kepada mereka. Bahkan kini Google sendiri juga ikut serta di dalam meluncurkan plikasi terbarunya, yaitu aplikasi Meet untuk kebutuhan video conference. Dimana untuk fiture-fiture yang disematkan kedalam aplikasi yang satu ini juga sangatlah mirip dengan Zoom, yaitu dengan hadirnya fiture Gallery View. Sehingga nantinya memungkinkan peserta untuk melihat wajah ataupun foto profil peserta lain yang ada di dalam satu layar secara bersamaan, sangat mirip dengan gallery foto.

Fiture yang satu ini memang terinspirasi dari Zoom, mengingat sudah lebih dulu Zoom memang mengeluarkan fiture tersebut yang dapat dipakai untuk menampilkan hingga 50 peserta sekaligus. Hanya saja untuk Meet ini pastinya juga berbeda dibandingkan dengan Zoom, karena terbatas hanya maksimal 16 peserta saja yang dapat menggunakannya. Hal ini sudah lebih meningkat dibandingkan dengan dulu yang hanya bisa dipakai untuk menampilkan 4 orang anggota peserta saja.

Selain itu juga tetap ada beberapa fiture baru yang tersedia di Meet ini, termasuk diantaranya adalah mereka sudah mengizinkan penggunanya untuk membagikan layar, jendela sampai dengan tab Chrome untuk kebutuhan presentasi. Model lainnya yang ditambahkan disini adalah low light. Dengan adanya mode tersebut, maka pengguna akan secara mudah dapat mengatur tingkat kecerahan yang ada di video saat telekonferensi tersebut berlangsung. Baik itu dengan cara menaikkan ataupun juga menurunkannya. Sehingga bisa terasa jauh lebih nyaman untuk mata Anda. Hanya saja untuk fiture yang satu ini barulah tersedia dalam versi mobile saja, belum dalam versi web.

Ada juga fiture lainnya yang bisa digunakan untuk mereda suara berisik yang ada pada latar belakang. Pastinya fiture yang satu ini jadi sebuah poin plus untuk Meet sendiri, mengingat pada Zoom belum tersedia fiture tersebut. Sehingga meskipun dalam kondisi berisik sekalipun nantinya tetap bisa melakukan conference secara nyaman. Hanya saja memang fiture tersebut baru tersedia pada G Suite Enterprise da juga G Suite Enterprise for Education. Layaknya beberapa platform untuk video terkonferensi, memang tidak dapat dipungkiri jika seandainya Meet juga mendapatkan keuntungan di tengah wabah Covid 19 seperti saat ini.

Google sendiri yang mengumumkan bahwa mereka mencatat setidaknya adalah sekitar 2 juta pengguna baru setiap harinya dan juga lebih dari 2 millier menit durasi video sampai 9 April lalu. Adanya hal ini membuat Google juga memperpanjang masa gratis akses fiture utama Meet tersebut, setidaknya adalah bisa diakses gratis sampai 30 September mendatang. Padahal dulunya awal akses gratis hanya akan diberikan sampai dengan 1 Juli 2020 saja. Jadi bagi perusahaan ataupun juga instansi pendidikan maka bisa mencoba menggunakannya.

No Comments

Post a Comment

Comment
Name
Email
Website

x Logo: Shield
This Site Is Protected By
Shield